
Pembajakan software ataupun dokumen digital memang banyak terjadi di Indonesia. Bahkan menurut klasifikasi yang dibuat oleh sebuah lembaga di Amerika sana, Indonesia termasuk daftar Priority Watch List, artinya negara yang patut diawasi secara ketat dalam hal pembajakan sofware. Tentu saja, bukan hanya Indonesia yang melakukannya. Di negara-negara lain pun banyak terjadi pembajakan file digital, apalagi dengan teknologi internet, dimana orang dengan mudah berbagi file satu sama lain.
Pembajakan software/file digital jelas merupakan tindakan illegal. Tapi, sekelompok masyarakat di Swedia malah membentuk sebuah partai dengan nama PiratPartiet atau Pirate Party yang kalau diterjemahkan ya Partai Pembajak!
Sekarang, Partai Pembajak ini sudah meraih 7 persen suara di parlemen sana, dan bahkan sudah berhasil menempatkan wakilnya di Parlemen Uni Eropa! Bukan sesuatu yang mustahil kalau partai ini suatu saat akan meraih lebih banyak persentase suara.
Wow!
Mari kita berandai-andai
Bagaimana kalau misalnya partai ini meraih suara mayoritas? Bisa jadi sebuah kabar yang sangat menggembirakan pastinya buat para pengguna layanan berbagi file di web, dimana memang dari sini banyak beredar software/file bajakan, apalagi kalau akhirnya partai ini bisa menggolkan undang-undang yang melegalkan penggunaan file apapun hasil unduhan dari layanan web tersebut, termasuk software/file bajakan.
Lalu, lebih jauh lagi, apa jadinya ya kalau undang-undang sampai melegalkan penggunaan file bajakan itu? Dilarang saja orang banyak yang melakukannya (terutama di Indonesia), apalagi dilegalkan! Tapi, nanti malah orang jadi enggan bikin software dong? Nggak tau deh, gimana jadinya…
Jadi, apa ada yang berminat bikin partai seperti ini di Indonesia? Kalau ada, sepertinya bakal banyak pendukungnya deh. Hihihi….
Be legal.
.



kalau semuanya legal
g habis pikir deh gimana jadinya
Sopwer2 baru ttp akan bermunculan, koq.
Kan ada open source sopwer.
Hidup “OPEN SOURCE” !
wah wah…. kayak nya kalo pirate partij ada di indonesia mas edi yg jadi presidennya yah hehehehe
Wah, Piratpartiet akhirnya dapet kursi.
Jadi inget film dokumenter Steal This Film yang sempat menyorot kampanye partai di jalan-jalan untuk menggalang simpati.
Cuma perjuangan partai itu masih jauh. Kursi di parlemen belum tentu bisa mengubah hukum negara Swedia ataupun Uni Eropa menuju ke arah yang “pro pembajakan”. Namun, kehadiran Piratpartiet di parlemen merupakan preseden yang menujukkan pola pikir masyarakat Eropa mengenai file sharing.
Bagaimana Indonesia?
Realistisnya, jangan harap.
Proses politik di Indonesia panjang dan berliku.
Mumpung belum ketat, semangat berbagi nya jangan luntur, semangat gotong royong…
tapi sebenarnya memang saya juga termasuk kategori pembajak kali ya…
Pembajakan Jelas melanggar hukum, tapi seandainya tidak ada pemabajakan mungkin hanya kalangan tertentu yg bisa pinter, seharusnya pemerintah carikan solusi yg tepat dan tidak merugikan kedua belah pihak
Kalau untuk kepentingan pendidikan gak apa-apalah..
Soalnya pendidikan di Indonesia sudah teramat sangat mahhal…
Hi…hi….jadi malu klu di Indonesia bikin partai pembajak, pasti banyak pendukungnya… Berarti…..
mas zons, klo partai ini menang pasti dudukung sama lapak2 bajakan di glodog.
:::Gratis Download Multimedia Sepuasnya:::
kalau di sini ada partai ginian, wah banyak yang seneng tuh. Cocok sama karakter orang Indonesia. Mau makan, gak mau bayar. Pokoknya maunya gratissss…
wah blue mah nitip salam hangat saja ya…….comandnya belakangan
met berakhir pekan sahabat!
walah-walah…
Lha pembajak kiranya turut membantu “kita”.
Partai yang aneh
gratis memang nikmat, wakakka
pirate kadang dibutuhkan di saat2 mepet
Jujur aja kalo ngga ada bajakan (software) gw mungkin ngga bakal ngerti cara menggunakan komputer. soalnya hampir smua software di kompie rumah gw bajakan semua.
Indonesia belum ada partai pembajak aja udah di kenal sebagai negara pembajak software no.3 di dunia berdasarkan survey dari Business Software Aliance, apalagi kalo ada partai Pembajak Software tersebut….:)
kyak aQ Donk. .xixi
jgn blg2 ya. .Klo bwt partai tkut dtngkep