Sep 042009
 
Apa anda pernah menyaksikan atau mengetahui adanya sebuah tindakan atau perilaku korupsi di sekitar anda? Laporkan saja secara online segera ke Komisi Pemberantasan Koruspsi (KPK). Melalui sistem laporan online, KPK akan menjamin kerahasian pelapor.

KPK telah meluncurkan sistem pelaporan online. Dengan cara seperti ini, KPK berharap partisipasi masyarakat dalam memberantas korupsi dapat meningkat pesat. “Sistem ini bisa melaporkan dengan mudah dan sangat aman,” kata wakil ketua KPK M Jasin di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (2/9/2009).

Ide ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2007, hanya saja baru bisa diresmikan saat ini. Menurut Jasin, partisipasi masyarakat dalam melaporkan korupsi memang sudah sangat tinggi. “Ada sekitar 5.841 aduan yang berhubungan dengan korupsi sejak KPK berdiri,” kata Jasin.

Cara melaporkan melalui sistem ini cukup mudah. Cukup buka akun melalui website KPK, kita akan mendapatkan kotak komunikasi rahasia. Isilah daftar pertanyaan di dalam kotak yang sudah disediakan.

Akun tersebut juga dapat membuat KPK berkomunikasi dengan pelapor. Tidak hanya itu, pelapor juga dapat mengetahui kemajuan laporannya.

KPK sudah mengantisipasi adanya laporan iseng yang nantinya akan masuk. “Ada panduan dari pertanyaan yang bisa ngejamin laporan tersebut bisa diproses,” jelasnya lagi. Dengan sistem ini, KPK juga dapat langsung menindaknya. Sebagai contoh, jika memang tepat waktu, KPK dapat saja menangkap tangan koruptor.

Belum sehari dibuka, ratusan laporan saja sudah masuk ke KPK. “Sampai hari ini saja kita sudah menerima 511 laporan,” tegasnya.

Kutipan Siaran Pers di Situs Resmi KPK

Siaran Pers : KPK Luncurkan Sistem Pelaporan Online

Jakarta, 2 September 2009. Dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan sistem pelaporan online. Sistem ini memungkinkan seluruh masyarakat Indonesia, bahkan warga negara asing, untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi melalui internet. Peresmian sistem pelaporan online ini dilakukan oleh Wakil Ketua KPK, Mochammad Jasin pada 2 September 2009, di gedung KPK, Jl. HR Rasuna Said, Jakarta.

Mochammad Jasin mengatakan, setiap orang yang mendengar dan melihat ada korupsi dalam berbagai bentuk, misalnya suap, gratifikasi, penggelapan dalam jabatan, pemerasan, dan tindakan lain yang melanggar hukum serta merugikan keuangan negara, bisa melaporkan dengan mudah dan sangat aman. “KPK Online Monitoring System ini memungkinkan pelapor memberikan laporan tanpa harus menyertakan identitas diri sehingga rahasia identitas pelapor terjamin,” kata Jasin.

Setiap orang dapat membuka akun melalui situs KPK, www.kpk.go.id, kemudian mendapatkan kotak komunikasi rahasia tanpa membuka identitas. Akun tersebut memungkinkan KPK untuk tetap berhubungan dengan para pelapor tanpa identitas, terutama jika diperlukan informasi tambahan untuk investigasi lebih lanjut. Yang tak kalah pentingnya, melalui akun tersebut, pelapor juga dimungkinan untuk mengetahui kemajuan laporan mereka.

Selain agar masyarakat dapat berpartisipasi dalam mengadukan dugaan pidana tindak korupsi, sistem ini juga memungkinkan masyarakat melaporkan apresiasi kinerja institusi pemerintah dan pegawainya, khususnya masalah pelayanan publik. “Selain itu, termasuk juga untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh staf KPK, karena sistem ini juga terhubung langsung dengan bagian Pengawasan Internal KPK,” tegas Jasin.

Sistem pelaporan online ini merupakan bagian dari proyek Anti-Corruption Clearing House (Pusat Informasi AntiKorupsi) KPK yang merupakan kerja sama teknis antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Republik Federal Jerman yang dilaksanakan oleh KPK dan Deutsche Gesellschaft für Technische Zusammenarbeit GmbH (gtz).

Informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Johan Budi SP.
Hubungan Masyarakat
Komisi Pemberantasan Korupsi
Jl HR Rasuna Said Kav C-1
Jakarta Selatan
(021) 2557-8300

www.kpk.go.id

.

Kata saya:
Oke jugaaa…. kita dukung deh….
Tapi apa nggak kewalahan tuh nantinya kalau banyak yang lapor? 😛
Bukan apa-apa, korupsi di sini ‘kan sepertinya udah jadi budaya.

Sumber: YahooNews, Situs Resmi KPK | Ilustrasi: YahooNews
  • i
 Posted by at 03:09

  49 Responses to “KPK Luncurkan Sistem Online Pengaduan Tindakan Korupsi”

  1. Tidak jelasnya pembayaran di kantor dinas pendapatan surabaya tentang uang HR’an dan insentif tidak dikeluarkan oleh sekertaris dinas pendapatan surabaya. Tks

  2. Mohon di tindak,buat petugas pendidikan wilayah bogor di SDN 04 RAGAMUKTI,kec tajurhalang banyak pungutan biaya yg tidak semestinya tolong di tindak lanjuti

  3. di kabupaten tangerang banyak tuh sfat komisi dewan banyak bermain proyek

  4. Askum pak/buk…nama saya ahmad muhsin,dari desa kaliboto kidul,jatiroto,lumajang.saya ingin mengadu tentang desa saya yang mana jalannya sampai saat ini masih sangat memprihatinkan,padahal kepala desa sudah menjabat selama dua periode.mohon di selidiki pak.sekarang saya berada di luar negara.malaysia

  5. Nama Ratuain Rafael, mewakili warga masyarakat atasa Nama Thomas Saikmat, alamat Desa Kabiarat, Kec. Tanimbar Selatan Kabupaten Maluku Tenggara Barat Prop. Maluku, ada beberapa hal yang perlu disampaikan antara lain:
    1. Sdr Thomas Saikmat adalah mantan Bendahara Desa Kabiarat yang didepak dari Jabatannya sebagai bendahara tanpa pemberitahuan terlebih dahulu,
    2. Selaku Bendahara tidak menendatangani beberapa SPJ karena tidak sesuai kemungkinan besar tanda tangan saya pada SPJ sebab SPJ tersebut sudah dilaporkan
    3. Merekayasa bantuan rumah ALADIN, Kades an. Emus Sarmpupwain, antara lain:
    1. Rumah atas nama Kades Sudah layak Pakai tetapi merekayasa rumah di kebun dan
    bantuan secara utuh diterima Foto ada pada Thomas Saikmat,
    2. Selain Kades Sendiri yg dapat bantuan, Istri, adik, orang tuapun tidak ketinggalan
    3. Merekayasa data istri Kades menjadi Janda sehingga bantuan tersebut diterimanya,
    4. dan masih banyak masyarakat yang memiliki rumah layak tinggal tetapi ALADIN tersebut
    diberikan sehingga hal ini dapat merugikan negara dan memperkaya diri sendiri

  6. di duga di desa cihamerang kecamatan. kabandungan kabupaten sukabumi ada anggaran yg diselewengkan pada program pembangunan pasar desa cihamerang dg nilai RAB 1,2 milyar diperkirakan hanya 400 jt yg dibangunkan mohon di audit yg akurat agar sesuau dengan RAB serta minta di kaji ulang anggaran desa yg di gunakan kades tahun anggaran 2015/2016

  7. Diduga kepala kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kepulauan Seribu Rizalihadi SH MH bersama petugas bendahara pengeluaran anggaran belanja negara ibu Kiswantini SE telah menyelewengkan anggaran dana pemerintah sebesar hampir 500juta untuk keperluan pribadi yang bersifat tersier/mewah seperti jalan-jalan keluar kota bersama keluarga belanja barang-barang mewah bersama keluarga dan makan-makan ditempat yang mewah bersama keluarga. Dan diduga pula petugas GAMAT bapak Supanto SE MM dan petugas LALA bapak Eginto Siagian SAP juga telah melakukan gratifikasi kepada pengguna jasa pelayaran di wilayah kepulauan seribu mohon untuk bapak/ibu di KPK untuk ditindaklanjuti dan diusut.

 Leave a Reply

(required)

(required)


6 + = eleven

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>