Apr 192010
 

Ditengah hingar bingar kasus jayus eh Gayus dan tenggelamnya kasus Bank Century, ada satu lagi yang muncul ke permukaan, yaitu “Jenderal” Anggodo, yang sempat tersisih beritanya oleh kasus Gayus. Berita terbarunya, Anggodo menang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam kasus permohonan praperadilan Anggodo Widjojo.

Apa alasan hakim memenangkannya?

*

anggodo (via kaskus)

Anggodo (via kaskus)

*

Pengadilan: Penghentian Kasus Bibit Tak Sah


bibit_samad_riyanto_chandra_m_hamzah_300_225.jpg

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan permohonan praperadilan Anggodo Widjojo. Anggodo sebelumnya meminta surat ketetapan penghentian penuntutan atas nama Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah itu dicabut.

Majelis Hakim Nugroho Setyadi menyatakan, penerbitan surat penghentian penuntutan tertanggal 1 Desember atas nama Chandra M Hamzah, dan surat ketetapan penghentian tuntutan atas nama Bibit Samad Rianto adalah melawan hukum. Majelis hakim juga menyatakan, bahwa penerbitan Surat Ketetapan Penghentian Pentuntutan (SKPP) itu tidak sah.

“Dan memerintahkan perkara tersebut untuk dilimpahkan ke pengadilan,” kata Hakim tunggal, Nugroho Setyadi dalam persidangan, Senin 19 April 2010.

SKPP terhadap perkara Bibit Samad rianto dan chandra marta hamzah sebelumnya telah diterbitkan Kejari Jaksel pada hari Selasa tanggal 1 Desember 2009, dengan SKPP Nomor : Tap-01/0.1.14/Ft.1/12/2009 tanggal 01 Desember 2009 untuk tersangka Chandra Hamzah dan SKPP Nomor : Tap-02/0.1.14/Ft.1/12/2009 tanggal 01 Desember 2009 untuk tersangka Bibit Samad Rianto.

*

Alasan Hakim Menangkan Anggodo


anggodo_widjojo_300_225.jpg

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) tidak sah. Dalam pertimbangan hakim, termohon I Kejaksaan sudah menyatakan bahwa perkara itu sudah lengkap.

“Seharusnya apabila sudah dinyatakan lengkap, haruslah dilimpahkan ke penuntutan,” kata hakim tunggal, Nugroho Setiadji, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 19 April 2010.

Hakim juga menyebut dua alasan penghentian penuntutan itu, yakni yuridis dan sosiologis. Dua alasan itu dinilai tidak sesuai.

“Karena dalam KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana) tidak ada alasan sosiologis. Pasal 140 ayat 2 KUHAP,” ujar dia.

Sementara kepada termohon II, yakni kepolisian, disebutkan tidak ada upaya hukum atas penghentian penuntutan kasus itu. Dalam pertimbangan ini, majelis hakim menolak permohonan termohon.

SKPP terhadap perkara Bibit Samad Rianto dan Chandra Marta Hamzah sebelumnya telah diterbitkan Kejari Jaksel pada hari Selasa tanggal 1 Desember 2009.

Surat itu diterbitkan dengan Nomor : Tap-01/0.1.14/Ft.1/12/2009 tanggal 01 Desember 2009 untuk tersangka Chandra Hamzah dan SKPP Nomor: Tap-02/0.1.14/Ft.1/12/2009 tanggal 01 Desember 2009 untuk tersangka Bibit Samad Rianto.

Kubu tersangka kasus dugaan suap. Anggodo Widjojo yang mengajukan gugatan pra-peradilan atas SKPP Bibit-Chandra.

*

Anggodo Menang, Jaksa Masih Bisa Banding


anggodo_widjojo_300_225.jpg

Pengadilan memutuskan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah tidak sah. Kejaksaan masih punya ‘senjata lain’?

“Sesuai dengan pasal 83 KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana), kami masih punya upaya hukum banding,” kata jaksa Rei Singal usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 19 April 2010.

Kendati demikian, jaksa masih pikir-pikir atas putusan yang telah diketok hakim tunggal Nugroho Setiadji itu. Tim jaksa akan melapor dulu kepada Jaksa Agung Hendarman Supandji atas kemenangan kubu Anggodo Widjojo ini.

“Dengan begitu tidak serta-merta harus menjalankan putusan itu,” ujarnya singkat.

Surat yang dipersoalkan itu diterbitkan dengan Nomor : Tap-01/0.1.14/Ft.1/12/2009 tanggal 01 Desember 2009 untuk tersangka Chandra Hamzah dan SKPP Nomor: Tap-02/0.1.14/Ft.1/12/2009 tanggal 01 Desember 2009 untuk tersangka Bibit Samad Rianto.

Hakim menilai SKPP terhadap perkara Bibit dan Chandra yang diterbitkan Kejari Jaksel pada hari Selasa 1 Desember 2009 melawan hukum.

*

Sumber: Vivanews.

.

  • i

 Leave a Reply

(required)

(required)


4 + = nine

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>