May 052010
 

Sebuah kabar yang cukup mengejutkan, bahwa Sri Mulyani merencanakan mundur dari jabatannya yang sekarang yaitu Menteri Keuangan RI. Apa ini terkait dengan beberapa kasus yang belakangan banyak menyita perhatian orang seperti kasus Century dan mafia pajak? Kelihatannya ngga ada hubungannya, karena Ibu Sri Mulyani menyatakan alasannya bahwa ia akan menerima sebuah jabatan baru yang cukup penting di Bank Dunia.

Tapi itu baru rencana pasti dari Ibu Menkeu, sedangkan keputusan akhir tetap ada pada Presiden SBY sebagai atasannya di Kabinet Indonesia Bersatu. UPDATE: Presiden sudah menyetujui pengunduran diri Sri Mulyani untuk menempati posisi barunya di Bank Dunia.

Eniwei, selamat deh buk, bakal jadi orang penting wakil Indonesia di Bank Dunia… :)

*

sri-mulyani.jpgMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui ia akan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Ia akan menerima tawaran sebagai Managing Director Bank Dunia per 1 Juni 2010.

“Ya, berita itu benar,” kata Sri Mulyani usai membuka seminar International Financial Reporting Standard di Hotel Ritzt Carlton, Jakarta hari ini.

Namun, Sri Mulyani menegaskan, ia masih menunggu persetujuan dan izin dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Tentu saja itu tergantung izin Bapak Presiden,” katanya.

Saat didesak apakah ia sudah mengajukan surat pengunduran diri ke Presiden, Sri Mulyani tidak menjawab dan hanya tersenyum. Ia juga tidak mau berkomentar lebih panjang terkait pengunduruan dirinya sebagai Menteri Keuangan. “Nanti saja, tunggu pengumuman Bapak Presiden,” katanya.

Sambil menunggu persetujuan Presiden, Sri Mulyani menekankan, ia akan tetap menjalankan tugas dan pekerjaannya sebagai Menteri Keuangan. “Saya akan menjalankan tugas ini dengan baik pada minggu-minggu transisi ini,” katanya.

*

Presiden SBY Ucapkan Selamat Pada Sri Mulyani

presiden-sby-susilo-bambang-yudhoyono.jpgJuru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, mengatakan setelah menerima tawaran dari Bank Dunia, Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Senin (3/5) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, kata Julian, Presiden mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada Sri Mulyani. “Kepercayaan dunia pada Sri Mulyani itu luar biasa, jadi Presiden mengucapkan selamat,” kata Julian, Rabu (5/5).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui telah menerima tawaran lembaga keuangan internasional itu untuk menjadi Managing Director per 1 Juni 2010. Sri Mulyani, 47 tahun, akan menggantikan Juan Jose Daboub. Daboub, mantan Menteri Keuangan El Salvador, akan menyelesaikan masa jabatannya yang keempat pada 30 Juni nanti.

Sri Mulyani akan menjadi salah satu dari tiga Managing Director di institusi keuangan internasional itu. Jabatan Managing Director merupakan jabatan tertinggi kedua setelah Presiden Direktur di Bank Dunia.

*

Presiden: Saya Setuju

presiden-sby-susilo-bambang-yudhoyono-2.jpgPresiden Susilo Bambang Yudhoyono menyetujui penunjukan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai Direktur Operasional Bank Dunia.

“Saya menyetujui setelah mendengar juga permohonan Ibu Sri Mulyani Indrawati untuk menjabat sebagai Managing Director di Bank Dunia itu,” kata Presiden saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (5/5/2010). Presiden didampingi Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, dan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi.

Namun, persetujuan Presiden ini diikuti dengan satu syarat, yaitu agar Sri Mulyani menyelesaikan segala tugas dan urusannya sebagai Menteri Keuangan di dalam negeri. “Masih ada waktu beberapa minggu lagi sebelum Ibu Sri Mulyani menempati posisi barunya di Bank Dunia di Washington DC,” kata Presiden juga.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sri Mulyani bakal menempati posisi barunya itu per tanggal 1 Juni 2010 mendatang.

Sebelumnya, Presiden sempat memaparkan cerita mengenai penunjukan Sri Mulyani dalam jabatan yang dianggap Presiden penting dan strategis itu. Presiden mengatakan, sebelum rapat kabinet di Tampak Siring, Bali, pada 30 April lalu, ia telah mendengar kabar tersebut.

“Saya menunggu permintaan resmi atau surat dari Presiden Bank Dunia Robert Zoellick dengan posisi, peran, dan penugasan apa yang akan diberikan kepada Ibu Sri Mulyani Indrawati,” ujar Presiden.

“Setelah kita mengadakan rapat di Tampak Siring, Bali, 30 April, saya menerima surat dari Bank Dunia tertanggal 25 April 2010 yang mencantumkan secara eksplisit niat tersebut. Kemudian setelah saya pelajari, saya anggap itu posisi yang strategis, penting, dan terhormat,” papar Presiden.

Saat itu, Presiden menindaklanjuti surat tersebut dengan berupaya berbicara langsung dengan Zoellick. “Respons saya, saya setujui,” kata Presiden.

Presiden menjelaskan, hari ini ia pun telah menerima surat pengunduran Sri Mulyani yang disebutkannya sebagai salah satu menteri terbaik di kabinet yang dipimpinnya. Ia pun sempat mengungkapkan harapan agar keberadaan Sri Mulyani di lembaga internasional tersebut dapat mendatangkan keberhasilan bagi Bank Dunia.

Presiden mengungkapkan, dengan terpilihnya Sri Mulyani di posisi puncak organisasi Bank Dunia, Indonesia kehilangan salah satu menteri terbaiknya. Namun, Presiden berharap, Sri Mulyani juga akan bisa memperkuat Bank Dunia dan menjadi jembatan Bank Dunia dengan negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Sementara tentang pengganti Sri Mulyani, ia mengatakan, Menkeu baru juga akan tetap menjalankan kebijakan Pemerintah yang mengedepankan kebijakan makroekonomi dan fiskal yang tepat. Namun, Presiden belum memutuskan siapa yang akan menggantikan posisi Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan.

*

Sumber: Tempo, Kompas.

.

  • i

 Leave a Reply

(required)

(required)


9 + = thirteen

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>