Banyak tokoh mengapresiasikan secara positif mengenai penayangan film SANG PENCERAH garapan sutradara, Hanung Bramantyo. Namun, lain halnya dengan anggota DPR RI yang juga pakar telematika, Roy Suryo yang justru menilai detail latar belakang kota Yogyakarta tidak lengkap dalam film tersebut.
“Saya sudah nonton filmnya. Tampaknya next time Hanung Bramantyo perlu lebih cermat dalam detail-detail, khususnya sejarah Yogya di film tersebut,” ujar Roy dalam SMS-nya kepada KapanLagi.com™, Minggu (19/09/2010) sore.
Lebih lanjut, Roy mencontohkan latar belakang kota Yogya yang menurutnya tidak mirip dengan yang ada di film yang dibuat di daerah Kauman, Yogyakarta itu.
“100 tahun yang lalu, bukan seperti itu kota Yogya. Sebagai contoh, Tugu Yogya yang tidak proporsional karena terlalu kecil. Jalan-jalan di Yogya juga nggak kecil, dan masih ada hutannya. Nggak seperti itu,” ujar Roy yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Yogyakarta itu. [Kapanlagi]
*
Sinopsis Film “Sang Pencerah”
Sepulang dari Mekah, Darwis muda (Ihsan Taroreh) mengubah namanya menjadi Ahmad Dahlan. Seorang pemuda usia 21 tahun yang gelisah atas pelaksanaan syariat Islam yang melenceng ke arah Bid’ah /sesat, Melalui Langgar / Surau nya Ahmad Dahlan (Lukman Sardi) mengawali pergerakan dengan mengubah arah kiblat yang salah di Masjid Besar Kauman yang mengakibatkan kemarahan seorang kyai penjaga tradisi, Kyai Penghulu Kamaludiningrat (Slamet Rahardjo) sehingga surau Ahmad Dahlan dirobohkan karena dianggap mengajarkan aliran sesat. Ahmad Dahlan juga di tuduh sebagai kyai Kafir hanya karena membuka sekolah yang menempatkan muridnya duduk di kursi seperti sekolah modern Belanda.
Ahmad Dahlan Sang Pencerah juga dituduh sebagai kyai Kejawen hanya karena dekat dengan lingkungan cendekiawan Jawa di Budi Utomo. Tapi tuduhan tersebut tidak membuat pemuda Kauman itu surut. Dengan ditemani isteri tercinta, Siti Walidah (Zaskia Adya Mecca) dan lima murid murid setianya : Sudja (Giring Nidji), Sangidu (Ricky Perdana), Fahrudin (Mario Irwinsyah), Hisyam (Dennis Adishwara) dan Dirjo (Abdurrahman Arif), Ahmad Dahlan membentuk organisasi Muhammadiyah dengan tujuan mendidik umat Islam agar berpikiran maju sesuai dengan perkembangan zaman, sehingga tidak di injak-injak
- Pemain Film:
Pemeran utama: Lukman Sardi (pemeran KH Ahmad Dahlan), Zaskia Adya Mecca (Nyai Ahmad Dahlan), Ikranegara (Kyai Abu Bakar), Sujiwo Tejo, Giring (KH Sudja, murid KH Ahmad Dahlan)
Pemain Pendukung: Ikranegara, Joshua Suherman (Hisyam muda), Sitok Srengenge, Bambang Paningron, Bondan Nusantara. - Sutradara: Hanung Bramantio
- Produksi: PT Multivision Plus (MVP)
*
Video: Movie Trailer “Sang Pencerah”
*
OST (Original Sound Track) Film “Sang Pencerah”
Nidji – Tuhan Maha Cinta
.




Pengin nonton nich. Memang kalau dilihat dari iklannya, ada beberapa tempat yang tidak sesuai dengan keadaan aslinya dulu. Tapi saya bangga karena dah dibuatkan film ini,jadi bisa belajar sejarah dengan tidak jenuh.
yah si sukro mah suka cari sensasi aja, padahal pelemnya bagus tuh
Mas Roy kenapa nggak dari awal pembuatan fil ini kasih masukan, memang saya sendiri berpikir : ada yang “ora wangun” (kata orang jogja). Tapi ada juga yang mengkritik lebih jelek lagi dengan mengatakan film ini murahan. Padahal yang dinilai cuma jenggot karakter Ahmad Dahlan yang tampak jelas palsunya.http://inimu.com/berita/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif
suryoo..suryo wong ini ada ada aja….shotoyy
Jangan bisanya cuma ngritik. sekarang coba kalo bisa buat film seperti garapan sutradara, Hanung Bramantyo. Buktikan dulu kalo emang bisa , jangan bisanya cuma ngomong.
ah tu roy sury aja yang nyari sensai,,, namanya ja kan film kalau dibuat asli bener2 mirip ya ga bisa kecuali hampir mirip. film tu kan bukan menceritakan jogja tp asal muasal berdirinya muhammadiyah dulu yang di pelopori oleh KH. Ahmad Dahlan…….so ya maklumi ja lah.
nguawurr pollll si sotoy roy suroyooo,…. goblok apa emang tolol…, ini ini film jaman sekarang toy, bukan jaman nenek moyang lu,.. kl mau buat jalan sempit lagi kaya dulu decor nya mau lu desain apa?.. cb katanya pakar telematika, bisa lu desain kaya d film avatar n sejenisnya??
sorry agan2 kl comment gw kejauhan, emosi soalnya sama kritik sotoyroy tuh,..
ngritik gak dfikir asal jiplak aja…
apa mau gusur jalan gt maksudnya??…
roy suryo C o l o
roy suryo sialan taunya hanya bisa mengkritik , gk tau dia gimana susahnya bikin filem berapa biaya yang harus di keluarkan… roy suryo keparat mana ada orang yg pernah suka yang namanya roy suryo.. pantasen para heker bbenci banget namanya roy sukro