Ilustrasi javascript

Kecepatan dalam membuka sebuah halaman web/blog (page loading) adalah idaman para peselancar internet. Suata hal yang menjengkelkan apabila waktu yang diperlukan membuka sebuah situs menjadi lama. Kalau pengunjung tidak sabar dia akan meninggalkan halaman tersebut, dan mungkin kapok untuk balik lagi.

Salah satu hal yang mempengaruhi waktu loading page adalah adanya kode-kode script seperti misalnya Javascript. Dibandingkan dengan kode HTML biasa, kode javascript diload oleh browser dengan cara yang berbeda. Kalau kode HTML, kodenya diload secara bersamaan dengan kode-kode HTML lainnya atau paralel. Sedangkan kode javascript tidak seperti itu, dia diload sampai selesai terlebih dulu, baru dilanjutkan dengan loading kode-kode lain setelahnya.

Apa artinya? Artinya, bila ada kode script yang memakan waktu loading yang lama, maka tampilan sebuah halaman pun jadi tersendat, sehingga tampilannya menjadi seperti tidak selesai, menunggu script tersebut sampai sepenuhnya selesai dieksekusi. Akibatnya, ya bikin bete… :)

Penyebab loading time yang lama antara lain kondisi server penyedia script yang sedang down, koneksi ke server tersebut yang lambat, atau malah mungkin situsnya sudah mati.

Ini saya alami contohnya pada layanan statistik yang disediakan oleh Indostats. Saya tidak tahu apakah Indostats ini servernya sedang down, sedang dalam maintenance, atau situsnya yang memang sudah berhenti, atau apa. Sangat disayangkan, padahal saya cukup menyukai layanan ini karena memberikan data statistik kunjungan yang cukup lengkap dengan user interface yang cukup baik.

Screenshot Indostats

Akhirnya saya putuskan untuk menonaktifkan script yang disediakan oleh Indostats ini. Saya tidak langsung membuang script ini, dengan harapan mungkin servernya bisa kembali normal.

Buat yang belum tahu, cara menonaktifkan kode javascript cukup mudah, yaitu dengan menambahkan kode <!-- di awal script, dan kode --> di akhir script.

Menonaktifkan script

Tips lainnya, script-script yang tidak terlalu penting terutama buat pengunjung seperti misalnya script statistik, sebaiknya ditempatkan di pojok kanan paling bawah, maksudnya supaya proses loading script ini diset paling akhir, sehingga kalau pun terjadi error atau page loading yang lama akibat script tersebut, pengunjung tidak terlalu terganggu untuk membaca artikel dan mendapatkan informasi yang ada di blog.

Inspeksi mendadak :D

.

  • i

  5 Responses to “Periksa Script Mati di Blog”

  1. [...] yang pernah saya sampaikan di artikel sebelumnya, bahwa sebuah kode script, misalnya Javascript, bisa mempengaruhi performance sebuah blog. Selain [...]

  2. Thank sob.. infonya.
    Aku juga pernah ngalami yg seperti itu, tpi kalau aku lngsung dibuang tuh script soalnya belum tau cara menonaktifkan sementara sob… hehehe

  3. wah…tambah satu ilmu lagi nih … NICE INFO!

  4. kirain ada buat ngetest buat nyari tahu ada script yang mati, ternyata menonaktifkan script aja, but tambahan ilmu baru nih, thanx :D

 Leave a Reply

(required)

(required)

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:wink: :-| :-x :twisted: :) 8-O :( :roll: :-P :oops: :-o :mrgreen: :lol: :idea: :-D :evil: :cry: 8) :arrow: :-? :?: :!:
What is 12 + 12 ?
Please leave these two fields as-is:
IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)
   
Blog Indonesia
Blog Indonesia
tekno info intermezzo
© 2011 ♔ tekno ♕ info ♖ intermezzo ♗ inimu.com ♘ Suffusion theme by Sayontan Sinha