Jul 262011
 

Pengembang Mozilla hari ini mengungkapkan rencana awal untuk mengembangkan sebuah sistem operasi open-source yang diberi nama “Boot to Gecko” untuk perangkat mobile seperti ponsel dan tablet PC, yang berbasis pada engine Gecko (rendering engine yang digunakan oleh browser Firefox).

Sebagai informasi, Gecko adalah rendering engine atau browser engine (aplikasi dasar yang menterjemahkan kode ke dalam bentuk visual di browser) yang digunakan pada aplikasi browser Firefox dan juga email client Mozilla Thunderbird. (Kalau di terjemahkan, gecko itu sejenis kadal atau cicak :D).

gecko-mozilla-netscape

Sekedar tambahan, berikut ini daftar beberapa browser engine yang digunakan oleh aplikasi browser terkemuka:

  • Engine Gecko (open source), digunakan pada browser Mozilla Firefox, email client Mozilla Thunderbird, dll.
  • Engine KHTML (open source), digunakan browser KDE Konqueror, dan digunakan sebagai basis engine WebKit.
  • Engine WebKit (open source), pengembangan dari engine KHTML, digunakan pada browser Apple Safari, browser Google Chrome / Chromium, dan beberapa browser lain.
  • Engine Trident (proprietary), digunakan browser Microsoft Windows Internet Explorer, Outlook Express, Microsoft Outlook, mini-browsers di Winamp media player dan RealPlayer, dll.
  • Engine Presto (proprietary), digunakan pada browser Opera, dan beberapa software vendor lain.

Selain dibuat bertujuan untuk mengantisipasi kehadiran aplikasi web (web app) dan mobile app yang bakal semakin berkembang dan menjadi kebutuhan internet dan komputer masa depan, sistem operasi Boot to Gecko ini tampaknya juga sebagai usaha pihak Mozilla untuk menghadapai persaingan (baca: perang) browser / sistem operasi dan mempertahankan jumlah pengguna browsernya; sebut saja persaingan dengan Google Chrome OS / Chrome browser dan Android (termasuk juga Apple iOS atau Microsoft Windows OS misalnya dengan kehadiran Windows 8 nanti).

Nantinya, seperti yang disampaikan oleh Cnet, sistem operasi Boot to Gecko atau boleh juga disebut sebagai Firefox OS kemungkinan juga akan menggunakan kode-kode sistem operasi Android terutama pada area sistem kernel dan driver support, sehingga sistem operasi besutan Mozilla ini nantinya juga bakal bisa berjalan di perangkat Android.

Tapi walau pun menggunakan kernel dan driver support Android, nantinya aplikasi-aplikasi yang memang dibuat khusus untuk OS Android tidak otomatis bisa berjalan di Boot to Gecko OS ini, melainkan hanya aplikasi-aplikasi yang memang ditargetkan untuk berjalan di OS Mozilla, atau yang disebut Firefox app.

Ide pembuatan Boot to Gecko pada intinya adalah untuk menyediakan sebuah sistem di mana native web apps (aplikasi web) dapat berjalan dn menjadi native apps pada perangkat yang mendukung, kira-kira seperti halnya native apps yang berjalan di perangkat iOS Apple.

.

  • i

 Leave a Reply

(required)

(required)


5 + six =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>